15.4.14

Tiramisu Gampang Banget!


Serepot-repotnya saya sama dua anak perjaka yang lincah-lincah itu (yang membuat saya sering jadi pemasak pemalas) adakalanya meledak pula hasrat ingin membuat kue-kue centil lagi. Padahal risikonya, tentu saja dapur mungil saya akan berubah heboh bukan main, berantakan bukan main. Semuanya karena serba disambi si bocah yang minta ini itu atau sekadar bertanya ini itu.

Kue centil kali ini sebenarnya tak termasuk golongan kue, melainkan hidangan penutup alias dessert. Saya membuat tiramisu yang ternyata gampang banget. Apalagi salah satu bahannya, yaitu sponge cake-nya tidak bikin sendiri. Maka yang saya lakukan untuk menyiapkan dessert ini hanyalah mengocok krim, dan menyusun lapisan demi lapisan saja. 

Eh, tapi ternyata proses itu tak sekadar 'hanya' bagi seorang amatir seperti saya :D

3.4.14

Hokben Palsu


Melihat susunan menu di atas, pasti langsung teringat dengan paket makanan siap saji Hokben. Tidak salah juga, karena chicken egg roll  memang seolah sudah menjadi semacam trademark-nya Hokben, terutama yang mengincar paket ekonomis.

Saya tertarik menjajal resep chicken egg roll ala Hokben ini tentu saja demi stok makanan si bocah kala kepepet suatu hari tak sempat memasak. Seperti halnya membuat nugget, chicken egg roll ini agak ribet membuatnya, namun praktis saat menyiapkannya.

8.2.14

Panas Dingin Oke



Terus terang, saya sih suka dengan cuaca Depok pekan ini meski labil. Adakalanya menjelang siang langit terik panas, dan sore diwarnai hujan deras. Tapi karena cucian selalu selamat sampai lemari, jadinya saya bahagia saja menikmatinya. 

Satu cara lagi untuk menikmati cuaca yang labil adalah cadangan minuman serba bisa seperti wedang kobuk. Ada yang pernah tahu? Minuman harum dari perpaduan berbagai rempah. Bisa dianggap jamu, tapi mungkin rasanya mendekati rasa bir pletok. Bisa disajikan sebagai wedang panas, tapi oke juga disajikan dingin.

7.1.14

lagi-lagi sushi (+sashimi)


Sushi lagi, sushi lagi. Sashimi lagi, sashimi lagi. Kalau si sulung ditanya mau makan apa saat jalan-jalan ke mall, ya dua menu itu pilihannya. Tapi sampai sekarang, saya masih juga belum klik sama makanan Jepang  itu. Apalagi, harga makanan di restoran sushi biasanya menguras kocek.

Beruntung sekali pada suatu hari saat ke Bogor dan masuk ke hipermarket di Ekalokasari Plaza, suami saya menemukan konter khusus bahan-bahan sushi. Ada potongan ikan salmon berlabel 'sashimi salmon' yang warnanya bagus dan kelihatan segar banget (harganya tiga kali lipat salmon yang reguler), ada tobiko yang nggemesin, nori yang jembar dan lain-lain.

17.12.13

puding santan gula jawa

yes, saya sedang kena demam "jar-jar"-an alias segala apa dimasukin toples. tepatnya, sejak nnginfus2 tiga bulan lalu, hihi. langsung koleksi macam-macam jar, mulai dari yang kapasitas kecil sampe gede. untuk urusan menahan hasrat yang gini-gini, saya emang lemah saudara-saudara. jadilah dalam sekejap, lemari yang harusnya tempat buku, diisi berbelas2 jar aneka macam. buku-buku pun ngungsi ke rak buku suami yang ada di ruang kerja kampusnya, hehe *pengakuan*

alrait, yang ini saya bikin puding klasik. siapapun pasti di masa kecilnya pernah dimasakin puding sederhana ini kan? hehe... saya pun tertarik bikin setelah melihat postingan salah satu member di DapurMasak. langsung inget, kalo udah lamaaaaa banget. dan langsung juga diwadahi dalam jar :D


oya, maaf ya, untuk step pembuatannya ga sempet jepret2. sekarang masak udah buru2, biar cepet maen sama aga, hehe...